19/12/16

5 Kebiasaan Buruk yang Membuat Rumah Cepat Kumuh


Memiliki rumah yang bersih dan rapi sudah pasti menjadi idaman setiap orang. Betul kan? Anda saja pasti menginginkan hal itu. Iyalah, karena bersih itu sehat, bersih itu enak dipandang mata.. Apalagi kalau ada tamu tiba-tiba datang melihat rumah kita beratakan tentu saja malu kan? Iya gak?

Nah, untuk itu saya ingin mengajak kamu untuk melihat kebiasaan-kebiasaan buruk yang sering kita lalukan tanpa sadar dimana kebiasaan itu membuat rumah kita seperti kapal pecah, barang berserakan dimana-mana tanpa ada rapi-rapinya sama sekali.

Membawa Brosur Ke Dalam Rumah.

Sebetulnya hal ini tidak menjadi masalah, karena kita bisa mencerna isi brosur itu dengan baik kalau kita sudah berada didalam rumah dan kondisi batin serta pikiran kita sudah santai dan tenang. Selain itu brosur yang kita bawa itu bisa kita pakai ketika ada keperluan informasi mendadak yang bertepatan dengan isi brosur tersebut.

Namun kebiasaan ini menjadi masalah jika brosur yang kita bawa itu hanya kita letakan sembarangan di dalam rumah tanpa dibaca sedikitpun. Ketika brosur itu tidak disusun rapi pada tempat yang sudah disediakan maka lama-kelamaan banyak sekali selebaran-selebaran yang berserakan dirumah kita, baik itu di atas meja, lemari, rak buku dan lain sebagainya.

Ingat lho teman-teman, sekarang ini banyak sekali orang mempromosikan produk atau bisnisnya dalam bentuk brosur, terutama kalau kita pergi ke tempat-tempat keramaian seperti pameran, cafe, mall dan lain sebagainya. Kebiasaan pada umumnya kita selalu menerima brosur yang disodorkan oleh para marketing atas dasar tidak enak atau pemikirian akan dibaca nanti kalau sampai di rumah.

Sayangnya kebanyakan brosur itu ketika sampai di rumah tidak disentuh sedikitpun hanya ditaruh begitu saja diatas meja atau lain sebagainya, akhirnya berserakan deh itu brosur-brosur tanpa memiliki fungsi yang tepat.

Menyimpan Barang Bekas Tidak Terpakai

Kebiasaan selanjutnya yaitu menyimpan barang-barang bekas yang sudah tidak terpakai. Kenapa bisa demikian? Karena terkadang kita terlalu sayang terhadap barang bekas yang kita miliki. Dalih rasa sayang terhadap barang kesukaannya, justru hal ini menjadi kebiasaan yang kurang baik dari segi kerapian dan kebersihan rumah.

Ketika barang bekas itu tidak kita pakai, kebanyakan hanya diletakan pada rak-rak atau tempat lainnya yang lama kelamaan akan semakin menumpuk dengan adanya barang-barang baru yang kita beli.

Kita tidak sadar bawah setiap hari kita menambah barang-barang yang bisa saja tidak berfungsi atau bermanfaat secara langsung. Nah, barang-barang itu kalau kita letakan begitu saja atau kita biarkan begitu saja maka lama-kelamaan akhirnya menumpuk dan berdebu.

Ketika barang sudah berdebu dan kotor maka kita malas untuk mempergunakannya, dan hanya menjadi barang yang mengganggu pandangan saja. Jadi dengan mengumpulkan barang bekas yang tidak terpakai, justru menjadi sumber kekumuhan dalam rumah kita. Coba kalau barang bekas kita kita jual atau dikasihkan ke orang lain yang membutuhkan pasti akan lebih bermanfaat dan rumah kita akan jadi lebih rapi. Betul kan?


Tidak Meletakkan Barang Pada Tempatnya Kembali

Kebiasaan lainnya yang sering juga dilakukan oleh banyak orang adalah tidak mengembalikan barang yang diambil pada tempatnya semula. Karena kebiasaan yang tidak disadari ini akhirnya banyak sekali barang-barang yang berserakan dimana-mana hingga rumah kelihatan kumuh sekali.

Hal kecil sebagai contoh jika kita mengambil buku atau majalah yang awalnya rapi tertata di dalam rak, karena keasyikan kita baca di kamar tidur dan setelah selesai kita taruh saja majalah atau buku itu di atas kasur atau lemari kamar tidur.

Lama-kelamaan dengan seringnya kebiasaan itu, barang-barang sudah bertukar tempat di mana-mana. Ditambah lagi kalau barang itu tidak lagi disentuh beberapa hari sampai debu mengumpul diatasnya, sudah deh pasti semakin malas untuk membacanya kembali.

Meletakan Baju Kotor di Sembarang Tempat.

Kebiasaan ini juga menjadi andil yang besar untuk terciptanya kekumuhan di dalam rumah..he. Coba bayangin saja kalau ada kaos kotor diatas kursi tamu, ada celana kotor disamping meja nonton tv dan lain sebagainya. Kumuh kan?

Kebiasaan ini juga terjadi tanpa disadari oleh kita semua. Kalau kita sudah terbiasa meletakan baju kotor dalam keranjang atau tempat lainnya yang sudah disiapkan secara khusus maka hal ini tidak akan terjadi.

Kejadian ini menjadi tidak mengenakan ketika ada orang lain atau tamu datang kerumah kita, melihat baju-baju kita berserakan dimana-mana.. Apalagi melihat baju kita berlubang dipamerkan di atas meja tamu...hihi, malu banget...

Menyelipkan Barang Di Tempat-Tempat Tersembunyi.

Karena ingin rumah kelihatan rapi, ada kebiasaan buruk juga yang tanpa disadari akhirnya justru membikin kita repot sendiri yaitu menyelipkan barang di tempat-tempat tersembunyi.

Kita kalau lihat barang di atas tempat tidur, sedangkan kita lagi males bersih-berish akhirnya barang itu kita selipkan di pinggir-pinggir tempat tidur. Akhirnya lama kelamaan barang banyak yang terselip disitu dan lupa untuk kita bersihkan.

Hal itu juga terjadi untuk tempat-tempat lainnya, misal diatas meja ada kertas tidak terpakai kita hanya taruh begitu saja didalam rak dan akhirnya menumpuk.

Itu tadi 5 hal kebiasaan buruk kita yang sering dilakukan sehingga rumah kita menjadi kurang rapi dan kelihatan kumuh. Untuk itu sebisa mungkin kebiasaan itu dihilangkan, mulailah kita menata setiap kali ada barang yang sudah tidak terpakai atau rusak.

Dengan menempatkan pada tempat khusus, diberikan kepada orang lain atau membuangnya ke tempat sampah maka rumah kita akan selalu terjaga kebersihan dan kerapiannya. Selamat Mencoba.

Kolom Komentar >>BukaTutup