21/12/16

Hari Ibu Sebagai Momen Untuk Mengungkapkan Rasa Cinta

Tags
Hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember menjadi momen untuk mengungkapkan rasa cinta. Rasa Cinta atas apa yang Ibu perjuangkan sejak kita masih dikandungan, tumbuh dan berkembang hingga hari ini.

Kekuatan cinta seorang Ibu tidak bisa diukur dengan kata-kata. Dalam perjuangannya untuk membesarkan anaknya, seorang ibu rela mengorbankan apapun. Dalam benak seorang ibu tidak ada kata dendam atau kebencian namun yang ada adalah rasa kasih sayang yang begitu luar biasa untuk memberikan pelajaran tentang kehidupan bagi anaknya.

Hari ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember menjadi momen tersendiri bagi keluarga untuk mengungkapkan rasa cinta terhadap seorang ibu. Rasa cinta ini sebagai balasan dari apa yang telah diberikan oleh seorang ibu meskipun tidak bisa secara utuh seperti yang telah ia lakukan terhadap keluarga dan anaknya.

Peranan seorang ibu dalam rumah tangga menjadi sentral terbentuknya hamonisasi hubungan dalam keluarga. Seorang ibu mampu mengurus segala urusan rumah tangga dari memasak, memandikan anak hingga mengurus segala keperluan suami.

Seorang ibu adalah sosok yang tidak pernah berfikir tentang upah atas apa yang ia lakukan demi anak dan keluarganya. Semuanya dilakukan secara tulus sebagai wujud pengabdian terhadap suami dan rasa cinta yang begitu luar biasa kepada anak yang telah ia kandung selama 9 bulan dan ia besarkan dengan penuh harapan untuk menjadikan anak yang berguna bagi keluarga, agama, bangsa dan negara.

Melihat begitu besarnya peran seorang ibu dalam mengatur rumah tangga maka tidak ada salahnya kita sebagai anggota keluarga untuk meluangkan waktu sejenak untuk melihat dan merenungkan betapa orang tua kita khususnya ibu kita telah memberikan segala sesuatu yang kita butuhkan untuk menjadikan kita pribadi seperti sekarang ini.

rumah tangga, peranan ibu, ibu, hari ibu

Bentuk ungkapan cinta dan sayang kita terhadap ibu bisa kita lakukan dengan berbagai bentuk seperti ucapan verbal, peluk sayang hingga memberikan kado spesial yang tentu saja tidak sebanding dengan apa yang telah ibu berikan kepada kita selama ini.

Momen hari ibu merupakan hari spesial bagi kaum ibu untuk merasakan cinta dari orang-orang disekelilingnya. Untuk melihat hasil jerih payahnya selama ini dan melihat bagaimana anak-anaknya telah berkembang dan tumbuh dewasa menjadi pribadi-pribadi yang tegar dan kuat seperti apa yang telah ia contohkan.

Memang, bila kita melihat di dalam kehidupan nyata sekarang ini, tidak semua ibu memiliki nasib yang baik seperti ibu kita yang bisa memiliki kebebasan serta rasa kasih sayang dari keluarga. Masih banyak ibu-ibu yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga, ditinggalkan suami bahkan dilukai hatinya oleh anaknya sendiri.

Tentu kita masih ingat beberapa waktu lalu dimana ada seorang ibu yang dibunuh oleh suaminya sendiri atau anaknya sendiri. Ada juga kasus dimana seorang ibu berebut tanah warisan hingga harus berurusan dengan pihak berwajib. Dan sekarang ini juga masih banyak jumlahnya dari ribuan bahkan sampi puluhan ribu seorang ibu harus bekerja diluar negeri sebagai tenaga kerja wanita dan harus berpisah dengan keluarga demi mencari rejeki bagi keluarganya.

Tentu saja kondisi ini masih menjadi keprihatinan kita dimana seorang ibu yang telah melahirkan kita seharusnya mendapatkan tempat yang spesial, rasa cinta yang spesial, perhatian yang spesial namun justru harus berjibaku dengan masalah kekerasan, perdagangan manusia, hingga masalah hukum.

Mari kita kembali ke momen hari ibu yang sebentar lagi akan kita peringati tanggal 22 Desember nanti, jadikanlah momen itu sebagai power untuk menambah semangat baru bagi kita guna memberikan perhatian, kasih sayang dan kepedulian kita terhadap ibu kita.

Kita beruntung bahwa ibu yang telah melahirkan dan membersarkan kita tidak mengalami kekerasan, korban kejahatan atau apapun yang dapat memberikan beban berat bagi dirinya. Kita wajib besyukur untuk hal itu, oleh karenanya marilah kita ungkapan rasa sayang kita kepada ibu tercinta.

Hal memberikan kasih sayang dan perhatian memang tidak harus menunggu hari ibu, itu pasti. Namun setidaknya dengan momen hari ibu ini kita diingatkan kembali bahwa kita memiliki sosok pahlawan yang tidak pernah mengeluh untuk menjadikan diri kita menjadi orang yang berguna bagi sesama seperti sekarang ini.


Sekali lagi, mari kita sempatkan waktu kita untuk memeluk ibu kita, seperti waktu ia menggendong dan meninabobokan kita ketika sedang menangis karena kedinginan atau ketakutan. Berikanlah ungkapan spesial bagi ibu kita sebagai jawaban terima kasih atas air mata yang telah ia keluarkan bagi kita ketika kita sedang sakit dan terkapar lemas di atas ranjang .

Memang betul ibu kita tidak meminta balasan apapun dari kita, ia selalu memberikan secara tulus ikhlas kepada kita. Namun sebagai pribadi anak yang berbakti kepada orang tua, sudah selayaknya kita mengungkapkan kecintaan kita kepada ibu.

Mari kita jadikan momen hari ibu tahun ini sebagai kenangan yang terindah bagi ibu kita, dan berdoa semoga orang tua kita khususnya ibu kita diberi kesehatan serta semangat yang tidak pernah pudar untuk melihat perkembangan anaknya. Untuk melihat hasil doanya selama ini kepada Tuhan untuk menjadikan diri kita menjadi anak yang baik dan bisa berguna bagi orang lain.

Kolom Komentar >>BukaTutup