09/01/17

6 Cara Memaksimalkan Pertemanan Di Media Sosial

Cara untuk memaksimalkan pertemanan melalui media sosial memang kurang diperhatikan banyak orang. Mereka lebih banyak iseng dan kurang perhatian dengan teman-teman baru yang ia temui melalui dunia maya.

pertemanan di media sosial; memaksimalkan pertemanan;

Zaman sekarang ini media sosial sudah bukan lagi menjadi barang asing. Dari anak-anak hingga orang tua semua sudah mengenal jejaring sosial baik itu google plus, facebook, instagram, pinterest dan lain sebagainya.

Menurut data dari Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) melalui liputan kompas.com bahwa jumlah pengguna internet di Indonesia pada tahun 2016 kemarin sudah mencapai angka 132 juta orang, atau separo lebih dari jumlah penduduk indonesia yaitu 256,2 juta jiwa.

Data tersebut menunjukkan peningkatan yang luar biasa dibandingkan dengan data tahun 2013 silam yang dikeluarkan oleh kominfo melalui web resminya kominfo.go.id bahwa pengguna internet di Indonesia pada tahun 2013 berjumlah 80 juta orang. Dan dari pengguna tersebut 95 % menggunakan jaringan internet untuk mengakses situs jejaring sosial.

Kenaikan tajam ini tentu saja karena kemajuan dunia telekomunikasi saat ini. Dengan lahirnya jaringan 3G dan 4G memberikan layanan internet menjadi lebih cepat, ditambah lagi dengan berkembangnya dunia smartphone saat ini yang semakin canggih serta harga yang terjangkau oleh masyarakat pada umumnya.

Dari besarnya minat masyarakat terhadap internet dan jejaring sosial pada khususnya, pengamatan banyak pihak menjelaskan bahwa sebagian dari mereka masih mempergunakan jejaring sosial untuk berkomunikasi atau berbagi curhatan kepada teman-teman yang mereka kenal secara langsung baik teman sekolah atau teman kerja. Orang belum peduli atau memanfaatkan pertemanan terhadap orang baru agar menjadi hal yang bersifat positif atau produktif.

Cara untuk memaksimalkan atau memanfaatkan pertemanan di media sosial sebagai sesuatu hal yang positif memang perlu adanya edukasi serta pembahasan tersendiri dari dinas-dinas yang terkait. Namun pada kesempatan kali ini kita akan membahas secara dasar bagaimana cara memaksimalkan jejaring sosial dalam kehidupan masyarakat, hal ini tentu saja bertujuan agar nilai-nilai positif dalam media sosia tidak terbuang begitu saja.

Kebiasaan Umum Masyarakat Dalam Media Sosial.

Bila kita lihat sekarang ini, orang lebih banyak menyampaikan isi hatinya atau curhatan, foto selfie atau membagikan link atau berita dari website portal berita. Orang tidak peduli dengan datangnya teman baru dalam jaringan media sosial mereka.

Hal ini bisa dimaklumi, karena kebiasaan tersebut merupakan salah satu cerminan untuk proteksi diri dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Memang sekarang masih banyak terjadi penipuan melalui media sosial. Dengan dalih ingin menjual produk, ternyata mereka memiliki niat jahat untuk menipu klienya.

Fenomena inilah yang akhirnya membuat orang untuk memfilter diri dari orang-orang yang belum mereka kenal secara langsung di dalam dunia nyata.

Manfaat Pertemanan Di Media Sosial.

Manfaat tentang media sosial sendiri sebetulnya sudah dirasakan banyak orang, mereka dapat memperoleh informasi terbaru dengan cepat terutama kejadian-kejadian penting yang muncul di tengah masyarakat.

Namun manfaat informasi tersebut akhir-akhir ini telah dinodai dengan berita-berita hoax yang tidak bertanggung jawab sehingga membawa situasi krisis kepercayaan terhadap isu atau berita yang beredar dalam masyarakat.

Manfaat lainnya yang dirasakan secara nyata selain berbagi informasi adalah bertemunya dengan teman-teman lama yang mungkin tidak bisa berjumpa secara langsung karena kendala jarak dan kesibukan. Manfaat yang tidak kalah pentingnya adalah munculnya teman-teman baru yang dikenal melalui media sosial.

Cara Memaksimalkan Pertemanan Dalam Media Sosial.

Setelah tadi kita melihat kebiasaan serta manfaat dalam pertemanan di media sosial, sekarang kita ingin mengupas sedikit tentang cara memaksimalkan pertemanan dalam jejaring sosial. Cara ini juga bertujuan untuk menepis tentang krisis kepercayaan terhadap tindak kriminal dan berita hoax yang diakibatkan oleh media sosial baru-baru ini.

Cara-cara tersebut antara lain:

  • Jangan Mempublikasikan Informasi yang Bersifat Pribadi Ke Media Sosial.
  • Cara ini sebagai sikap preventif awal sebelum kita menjalin pertemanan dengan orang lain terutama orang-orang yang belum di kenal. Sebaiknya kita tidak mengumbar informasi seperti email, no telephone, alamat rumah, secara publik di media sosial agar tidak dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

    Dalam media sosial saat ini memang sulit sekali membedakan mana orang yang betul-betul berniat baik dan ingin berteman dengan orang yang sekedar iseng atau berniat jahat kepada kita.

    Untuk itu sikap preventif perlu dilakukan sebagai tindakan awal agar tidak kecolongan di kemudian hari. Pemblokiran informasi pribadi bisa dilakukan dengan menyetting beberapa tool yang sudah disiapkan oleh penyedia layanan jejaring sosial sehingga tidak semua orang akan melihat data-data pribadi kita secara terbuka.

  • Jangan Melakukan Transaksi Bisnis Kepada Orang yang Baru Di Kenal.
  • Di dalam media sosial banyak sekali orang yang menawarkan produk-produk dengan gambar yang sangat menggoda. Sebaiknya kita hati-hati dalam memilih produk yang ditawarkan melalui media sosial, cek terlebih dahulu data-data penjual dengan benar.

    Media sosial menjadi salah satu target kejahatan yang memiliki tingkat indeks cukup tinggi, maka dari itu kehati-hatian perlu dilakukan agar tidak terjadi korban penipuan.

    Menurut informasi dari Freedom of Information Act Kepolisian Inggris melalui liputan6.com menyampaikan bahwa tingkat kejahatan di media sosial dalam empat bulan terakhir mengalami kenaikan 8 kali lipat. Hal ini tentu saja perlu menjadi perhatian kita semua sebagai penduduk Indonesia dimana tingkat keamanan dalam menghadapi cyber crime masih tergolong belum maksimal.

  • Mengenal Profile Teman Baru yang Akan Masuk Daftar Pertemanan.
  • Mengenali setiap data atau profile orang yang akan menjadi teman kita di media sosial sangat penting dilakukan. Tindakan ini untuk mencegah akun-akun palsu yang bertebaran di media sosial.

    Kebanyakan orang yang memiliki akun asli mereka akan melakukan posting-posting aktifitas kesehariannya dan komentar-komentar yang muncul mencerminkan kedekatan mereka terhadap teman-temannya.

    Perhatikan kebiasaan-kebiasaan mereka dalam timelinenya serta topik-topik yang mereka share selama ini. Dengan melakukan seleksi serta mempelajari perilaku orang yang baru kita kenal setidaknya sudah mengurangi tingkat resiko penipuan dari media sosial.

  • Berteman Dalam Komunitas Untuk Menambah Pengetahuan.
  • Komunitas merupakan kelompok-kelompok dalam sosial media yang dipakai untuk berkumpulnya orang –orang dengan hobby atau kesenangan yang sama. Komunitas ini sangat bermanfaat untuk berbagi pengetahuan atau informasi.

    Bagi kalian yang memiliki hobby atau aktifitas khusus seperti game, blogging, olahraga atau lain sebagainya bisa berkumpul dalam wadah yang sama. Orang akan berbagi pengalaman dan ilmunya dengan sesama teman yang memiliki hobby sama. Tentu saja hal ini sangat menyenangkan dan bermanfaat sekali untuk menambah ilmu dan informasi.

  • Menambah Ilmu dengan Orang Lain yang Memiliki Keahlian Lain.
  • Selama ini mungkin kita sibuk membagikan foto-foto selfie atau sekedar curhat tentang perasaan yang dirasakan saat itu juga. Namun kalau kita lihat di dalam timeline orang lain ada yang secara suka rela membagikan ilmunya kepada orang lain melalui share tips atau trik dan sebagainya.

    Sebetulnya hal ini bisa dimanfaatkan sebagai sumber wacana baru dengan melakukan diskusi kepada mereka baik itu tentang hobby, traveling atau tempat-tempat wisata serta budaya di sekitar mereka. Jika hal ini bisa digali, maka kita tidak lagi perlu membaca ensiklopedi atau buku-buku sejarah tentang tempat lain yang belum pernah kita kunjungi. Kita bisa berbagi cerita dengan orang yang berada di daerah lain dengan berbagai keunikan baik dari segi wisata, kuliner maupun budaya.

  • Melakukan Bisnis Secara Sehat dan Bermanfaat.
  • Meskipun sekarang ini tindakan kriminal di media sosial dengan penipuan dan sebagainya makin marak. Namun tidak menutup kemungkinan kita masih bisa melakukan bisnis secara sehat dan bermanfaat dengan orang-orang yang kita kenal di media sosial.

    Hal yang perlu diperhatikan adalah niatan kita untuk melakukan bisnis secara jujur dan kita mengetahui betul siapa lawan yang sedang kita hadapi dalam bisnis  tersebut. Sebaiknya ketika memulai bisnis secara online melalui media sosial, kalian tidak hanya sekedar kenal begitu saja kemudian menawarkan produk yang kalian miliki.

    Akan lebih baik jika kalian mengenal secara personal dengan lebih baik terhadap orang-orang yang baru anda kenal dengan berbagi cerita, komentar dan sebagainya. Dengan begitu maka tingkat keberhasilan akan lebih meningkat serta resiko terkena tipu akan semakin kecil.

Artikel Menarik Lainnya:

5 Sikap Buruk

yang Sering

Dibenci Teman


Itu tadi beberapa hal yang perlu diperhatikan serta cara untuk memaksimalkan pertemanan di media sosial dengan baik. Melalui cara-cara yang lebih aman dan membatasi informasi secara terbuka akan mengurangi resiko dari tindakan penipuan dan kejahatan lainnya. Selain itu dengan menjalin hubungan secara personal terhadap orang-orang yang baru kita kenal dan memperhatikan data profile pribadinya akan memberikan manfaat ilmu baik dalam segi wawasan maupun nilai finasial dalam bentuk transaksi bisnis yang sehat dan benar.

Kolom Komentar >>BukaTutup