02/02/17

Melatih Keberanian Anak Balita Sejak Dini

Melatih keberanian pada anak balita sebaiknya dilakukan sejak dini. Orang tua harus lebih kreatif untuk memperkenalkan anak kepada hal-hal baru agar ia cepat untuk menyesuaikan diri. Dengan melatih keberanian maka anak akan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan tidak cengeng.

keberanian anak; melatih keberanian; anak balita;

Sering sekali orang tua sangat takut untuk melepas anaknya sendiri di lingkungan yang baru. Karena alasan rasa sayang, orang tua selalu berupaya mendampingi dan melindungi si buah hati. Namun apa yang terjadi? hal tersebut justru membuat anak menjadi penakut dan bersifat manja, anak tidak mau ditinggal orang tuanya meskipun hanya beberapa menit saja. Ketika bertemu dengan teman baru, anak justru selalu menyodorkan tangan orang tuanya untuk lebih dahulu mendekati teman tersebut.

Tentu saja hal ini membuat repot orang tua, karena anak tidak mau mandiri. Anak selalu minta bantuan atau perlindungan orang tuannya ketika bertemu dengan teman baru. Hal tersebut juga akan lebih merepotkan jika anak sudah harus masuk ke taman kanak-kanak. Ketika anak belum berani untuk bermain sendiri bersama teman-temannya, maka terpaksa orang tua harus mendampingi setiap waktu agar anak mau belajar di sekolah.

Agar hal tersebut tidak terjadi, maka orang tua harus secara aktif melatih keberanian anak sejak dini. Sebelum mereka memasuki bangku sekolah, orang tua bisa melatih mental anak dengan beberapa cara. Di bawah ini ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk menumbuhkan keberanian anak balita sejak dini.

Mengajak Ke Taman Bermain.

Usia Balita senang sekali untuk bermain, karena saking senangnya kadang ia  lupa waktu bahkan tidak mau mandi gara-gara asyik dengan permainannya. Kondisi ini bisa dimanfaatkan orang tua untuk mengajak anak main di taman bermain.

Perkenalkan anak dengan wahana permainan yang memacu adrenalin dan kepercayaan diri. Berikan support positif pada anak agar mental bisa terbentuk dengan sendirinya. Dengan melakukan hal tersebut maka anak akan semakin percaya diri.

Kepercayaan diri ini akan bermanfaat bagi tumbuh kembang anak terutama mental dan kemandirian.

Memperkenalkan Anak dengan Teman Se Usianya.

Memperkenalkan anak pada teman sebayanya tentu saja akan memberikan respon baik terhadap lingkungan sekitar. Biasanya anak akan cepat mengenal dan bermain dengan anak se usianya. Kemampuan anak untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitar termasuk teman-teman barunya akan membentuk anak menjadi pribadi yang supel dan mudah untuk beradaptasi.

Ketika anak sudah asyik dengan teman barunya, maka orang tua bisa sedikit menjauh untuk membiarkan anak melakukan komunikasi dengan teman yang lain. Hal ini perlu  dilakukan agar anak terbiasa dengan orang baru dan memiliki keberanian meskipun jauh dari orang tuanya.

Membangun Minat Anak.

Meskipun usia balita belum bisa memiliki keinginan yang tetap, namun orang tua bisa mengarahkan dan membimbing anak untuk melakukan hal yang ia senangi. Dengan hal-hal yang menjadi kesukaan anak tentu saja rasa kenyamanan akan muncul dalam diri anak tersebut.

Dengan rasa kenyamanan dan sesuatu yang menjadi kesukaan anak tentu saja bisa membangun baik itu secara mental, motorik maupun kemandirian. Anak akan merasa memiliki kemampuan untuk melakukannya sesuatu tanpa bantuan orang tuanya. Dengan bantuan support dan motivasi dari orang tua maka anak akan menjadi semakin percaya diri.

Jangan lupa selalu bekali anak dengan sikap positif agar kepercayaan diri tersebut tidak menjadikan anak memiliki sifat superior dan menganggap lemah teman-teman yang lain.


Itu tadi beberapa hal yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk melatih keberanian anak usia balita sebelum mereka memasuki usia sekolah. Dengan keberanian dan kemandirian tentu saja akan membuat anak lebih berkembang secara normal.

Kolom Komentar >>BukaTutup