05/12/17

Cara Bijak Menghadapi Anak yang Berkata Jujur

Tags
cara bijak menghadapi anak saat berkata jujur


Berkata jujur adalah sesuatu yang baik, hal ini sering dilakukan oleh anak-anak. Namun terkadang kejujuran itu dikatakan seorang anak tidak pada tempat yang tepat seperti membocorkan rahasia pribadi orang tuanya kepada teman-temannya atau orang lain. Untuk itu diperlukan cara yang bijak untuk menghadapi anak yang berbicara jujur tanpa berfikir dampak sosial yang dihadapi oleh orang tuanya.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menjumpai seorang anak yang berkata jujur apa adanya terhadap perilaku orang tuanya dihadapan temannya atau orang lain. Hal ini terkadang membuat orang tua merasa malu dan tidak bisa berbuat apa-apa.

Kejujuran seorang anak memang harus terus dipupuk dan dijaga agar anak berkembang menjadi pribadi yang jujur dan bertanggung jawab. Kita tidak boleh menghapus kejujuran anak dengan memarahi apalagi memberikan hukuman fisik.

Sebagai orang tua, dimana ada rahasia-rahasia tertentu yang tidak boleh diketahui orang lain secara vulgar, maka perlu sikap yang bijak ketika menghadapi anak saat mengatakan kejujurannya terhadap orang lain tetang kehidupan orang tuanya.

Hal terpenting yang harus diuatamakan adalah tidak ada sikap emosi yang berlebihanan bahkan mengarah kepada tindakan fisik yang menyakiti anak. Lakukanlah diskusi pada waktu-waktu luang bersama anak tentang sikap-sikap yang pantas dan tidak pantas dilakukan dihadapan orang lain, tetapi tetap mendukung kejujuran seorang anak.

Sikap kejujuran harus tetap dipuji dan dijaga agar anak tidak takut dalam menyampaikan kejujuran dikemudian hari, namun secara bertahap pemahaman anak dalam menyampaikan kejujuran harus terus diajarkan dengan baik.

Memberi hukuman fisik atau memarahi anak ketika berbicara jujur, justru akan memberikan sikap tertutup pada anak karena takut mendapat amarah dari orang tuanya. Ketika hal itu dilakukan berulang-ulang maka sikap anak yang tertutup itu akan menjadi kebiasaan dan tertanam pada dirinya untuk menjadi sulit berbicara secara jujur dan terbuka.

Orang tua harus secara bijak dalam membimbing dan mengarahkan sikap anak dalam kehidupan sosial.  Mendidik anak untuk terbuka dan berbicara jujur juga akan membentuk pribadi anak yang kritis dan berani mengungkapkan perasaannya yang ia lihat atau rasakan ketika menghadapi situasi tertentu kepada orang tua.

­Sikap yang protektif dan terkesan menekan anak untuk tidak berkata jujur maka akan membuat anak takut untuk menyampaikan apa yang ia alami dari lingkungna sekitar karena takut kena marah atau dipukul orang tuanya. Ketika anak merasa dirinya salah maka akan lebih tertutup dan menyembunyikan rahasianya itu tanpa ada orang lain yang mengetahuinya termasuk orang tua. Tentu saja hal ini tidak bagus untuk tumbuh kembang anak kedepannya.

Kolom Komentar >>BukaTutup