7 Januari 2019

Kepedulian Sosial Memanggil Hati Seorang Blogger: Bangga Menjadi Narablog di Era Digital

Panggilan Hati Seorang Blogger

Berkecimpung dalam dunia blogging selama hampir 3 tahun membuat saya sadar bahwa menjadi narablog bukan sekedar hobi atau kesempatan, melainkan panggilan hati untuk berbagi sesuatu kepada orang lain.

Kepedulian Sosial Memanggil Hati Seorang Blogger: "Bangga Menjadi Narablog di Era Digital”

Belum banyak sih hal yang saya tulis, namun ada sedikit cerita kecil yang masih membuat saya terkejut hingga saat ini dan sedikit bangga atas sesuatu yang sudah saya lakukan.

Ketika itu saya berkenalan dengan seorang teman melalui media sosial Linked in. Sebut saja namanya Ari, kami berkenalan karena dia juga seorang blogger dan ingin belajar bersama. Tak berselang lama akhirnya kami berbagi nomor whatsapp dan saling bertukar ilmu.

Hal yang membuat saya sedikit terkejut adalah ketika akhirnya dia tahu kalau saya menulis artikel tentang forex di jurnalforex.com. Awalnya saya menyampaikan beberapa blog yang saya kelola dan Ari pun berkomentar: “Oh iya saya sering baca artikel di Jurnalforex.com”.

Sungguh, meskipun itu perkenalan pertama kami, namun komentar Ari yang satu itu membuat saya sadar bahwa apa yang saya tulis sebagai seorang narablog bisa menjadi ilmu dan inspirasi bagi orang lain.

Mungkin tujuan awal saya menulis blog adalah untuk diri sendiri, sebagai koleksi atau catatan yang diarsipkan secara digital melalui sebuah blog. Namun ketika itu sudah dibaca orang lain, artikel itu sudah berubah fungsi, bukan untuk diri sendiri tetapi bagi orang lain. Disini letak spesialnya seorang blogger yang mampu menjadi sumber informasi bagi orang lain.

“Di Dalam Narablog Juga Menganut Sistem Tabur Tuai”

Sebagai seorang blogger, saya menyakini sistem tabur tuai. Sebuah falsafah kuno yang berbicara tentang siapa yang menabur dia akan menuai. Siapa yang akan menabur kebaikan maka akan memperoleh hasil yang baik pula.

Dalam perjalanan blogging, saat ini saya mengelola 3 blog yaitu jurnalforex.com, produkreview.com dan cahayalentera.net meskipun blog yang satu ini masih kurang terurus karena fokus pada 2 blog tadi yaitu jurnalforex dan produkreview.

Saya melihat, saat ini kondisi sosial kurang memberikan atmosfir yang positif kepada generasi muda. Banyak sekali berita hoax dan ujaran kebencian dimana-mana terutama melalui media sosial (lihat gambar). Dari situ saya mulai tergerak hati sebagai narablog untuk berbuat bagi bangsa ini terutama kepada kaula muda yang masih membutuhkan ruang kreasi yang jauh dari kata-kata saling menghujat atau menebar teror kebencian satu sama lain.

Saya pernah menulis artikel “Apakah Blogger Mampu Mengubah Indonesia? Berikut 10 Alasan Tepat Untuk #BloggerMengubahIndonesia” di produkreview.com. Melalui artikel itu saya ingin menyampaikan bahwa di dalam bangsa ini ada yang salah. Ada sesuatu yang kurang mendidik dan justru hal itu dilakuan oleh orang-orang yang memiliki kedudukan di negeri ini. Itu sebuah keprihatinan bagi saya.

Oleh sebab itu, melalui artikel ini pula saya ingin menjelaskan kepada sesama narablog bahwa kalian juga bisa berbuat sesuatu bagi negeri ini, salah satunya membuat konten yang positif dan membangun.

Kepedulian sosial akhrinya menjadi tujuan utama sebagai narablog karena panggilan hati untuk berbuat sesuatu bagi negeri ini. Di situlah letak “Bangga Menjadi Narablog di Era Digital” saat ini. Melalui tulisan, kita bisa merubah sesuatu. Ketika kita menaburkan informasi yang baik maka akan menciptakan generasi penerus bangsa yang baik pula.

Sumber dailysocial.id: Alat Penyebaran Berita Hoax di Media Sosial Tahun 2018

“Menggapai Mimpi Dalam Perjuangan Untuk Perubahan”

Sekarang sudah memasuki tahun 2019. Ada kisah masa lalu dan tentu saja ada tantangan baru menanti bagi seorang narablog. Jaman terus berubah dan teknologipun terus berkembang. Dimana jaman dahulu orang membaca berita melalui media cetak, kini orang bisa mengakses informasi melalui media digital.

Informasi bisa bergerak dengan cepat bahkan dalam hitungan detik. Berita viral dapat dengan cepat menjangkau jutaan orang tanpa mengenal waktu jeda. Bahkan ditengah malampun informasi itu masih berjalan seolah tidak ada waktu istirahat.

Ini adalah sebuah tantangan bari para narablog menghadapi era persaingan bebas yang tidak ada kata toleransi bagi orang yang bermalas-malasan.

Saya pribadi masih dalam perjuangan untuk menjadi bagian dalam perubahan negeri ini. Menebarkan rasa optimis bukan pesimisme yang justru akan menggerus kemajuan bangsa. Generasi muda harus tetap maju dan berkreasi. Mejauhkan mereka dari kata kebencian dan berita hoax adalah cara terbaik untuk menggapai mimpi sebuah berubahan. Berjalan bersama dalam informasi teknologi, peluang bisnis serta tips kesehatan dan kuangan merupakan suguhan yang bermanfaat bagi anak muda.

Maka dari itu, resolusi saya di tahun 2019 ini adalah menghidupkan kembali blog cahayalentera.net ini agar mampu memancarkan cahayanya untuk menerangi generasi muda ditengah gempuran berita hoax yang tidak mendidik. Cahaya lentera diharpakan mampu memberikan inspirasi kreatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sesuai dengan nama domainnya, cahaya lentera diharapkan bisa menjadi cahaya harapan baru ditengah kegelapan yang membuat orang frustasi. Akhir kata Kepedulian Sosial Memanggil Hati Seorang Narablog: "Bangga Menjadi Narablog pada Era Digital” diharapkan bukan hanya sekedar impian tetapi menjadi sebuah kenyataan.
This Is The Newest Post
Kolom Komentar >>BukaTutup